Selamat Datang

3 Jun 2011

Tips Merawat Gigi


Pada dasarnya, warna gigi kita yang sesungguhnya adalah putih. Namun dengan banyaknya zat-zat makanan yang melewati gigi juga oleh faktor usia, sehingga warna gigi tak bisa bertahan putih selamanya. Itulah yang semestinya kita jaga.
1.      Sikat Gigi, Hampir sebagian orang sudah faham cara ini, yang perlu di ingat usahakan sikat gigi 2 kali sehari minimal, atau setidaknya sehabis makan besar. Hal yang juga perlu di ingat adalah ganti Sikat Gigi kalau sudah berumur 3 – 4 bulan. Jangan lupa sikat juga lidah kita, karena lidah adalah salah satu tempat berkumpul bakteri penyebab bau mulut.
2.      Minum Air Setelah makan, minumlah air sehabis makan, usahakan Air Putih terlebih dahulu
3.      Perbanyak makan buah buahan yang berserat, selain untuk kesehatan, buah juga dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di gigi.
4.      Makan Berimbang, jangan makan terlalu berlebihan makan salah satu jenis makanan, tapi usahakan seimbang.
5.      Hindari kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, menghisap botol, membuka botol dengan gigi dll.
6.      Periksa Gigi ke Dokter setiap 6 bulan sekali, tujuan ini untuk mengetahui perkembangan dari Gigi dan Gusi kita.
Mungkin itu beberapa hal hal yang bisa kita lakukan dalam merawat gigi yang cerdas dan bertanggung jawab. Diharapkan sakit gigi tidak anda alami dan semoga juga yang sedang sakit bisa tersembuhkan.



Pengertian dan Bagian-Bagian Gigi


Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari banyak vertebrata. Mereka memiliki struktur yang bervariasi yang memungkinkan mereka untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan dan pada beberapa hewan, terutama karnivora, sebagai senjata. Akar dari gigi tertutup oleh gusi. Gigi memiliki struktur pelindung yang disebut email gigi, yang membantu mencegah lubang di gigi. Pulp dalam gigi menciut dan dentin terdeposit di tempatnya.
Gigi merupakan bagian paling membedakan di jenis mamalia yang berbeda, dan salah satu yang bisa menjadi fosil dengan baik. Paleontologis menggunakannya untuk mengidentifikasi jenis fosil dan seringkali hubungan di antaranya. 

 Bentuk gigi berhubungan dengan jenis makanan hewan tersebut. Misalnya herbivora memiliki banyak gigi geraham untuk mengunyah karena rumput sulit untuk dicerna. Karnivora membutuhkan taring untuk membunuh dan merobek, dan karena daging mudah untuk dicerna, maka mereka dapat menelan makanan tersebut tanpa membutuhkan geraham untuk mengunyah makanan tersebut terlebih dahulu.

Bagian-Bagian Gigi

Mahkota gigi atau corona, merupakan bagian yang tampak di atas gusi. Terdiri atas:
  • Lapisan email, merupakan lapisan yang paling keras.
  • Tulang gigi (dentin), di dalamnya terdapat saraf dan pembuluh darah.
  • Rongga gigi (pulpa), merupakan bagian antara corona dan radiks.
  • Leher gigi atau kolum, merupakan bagian yang berada di dalam gusi.
  • Akar gigi atau radiks, merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantaraan semen gigi.
  • Semen gigi melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi. Terdiri atas:
    • Lapisan semen, merupakan pelindung akar gigi dalam gusi.
    • Gusi, merupakan tempat tumbuh gigi.